Koperasi itu Hatta


 
Judul Buku          : Seri Dimata (Pribadi Manusia Hatta)
Penerbit              : Yayasan Hatta
Penyelaras          : Yus Sudarso
Supervisi              : Meutia Farida Swasono
Tahun                   : 2002
ISBN                      : 979-3294-03-5
Halaman              : 118




Buku Seri Dimata "Pribadi Manusia Hatta" membuka pikirin saya tentang perekonomian kala itu. Beliau berjuang mengurangi pengangguran dan kemiskinan lewat KOPERASI & WIRASWASTA. Tak mudah bagi Beliau menyakinkan para elite tentang Koperasi Dan Wiraswasta, Ia dituduh menganut ekonomi kapitalis. Namun perjuangannya tak berhenti, Ia terus belajar dan mengadbi pada Ilmu Pengetahuan.

Perjuangan buah pikir Beliau, menjadikannya sebagai Ketua Kehormatan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, bahkan menarik pulang beberapa Putra Bangsa yang berkiprah diluar negeri untuk membangun koperasi yang berguna membantu masyarakat Indonesia.

Beliau mengajarkan tentang semangat berdikari pada wiraswasta namun Beliau juga dituduh mengajarkan INDVIDUALISME  dan KAPITALISME pada masyarakat. Tuduhan- tuduhan itu memang menyakitkan namun Beliau terus mencoba memberi pengertian untuk membedakan WIRASWASTA dan PENGUSAHA. Sama seperti ingin menjelaskan tentang "kue apem", jika kita tidak pernah melihat dan memakannya, akan sangat sulit untuk dijelaskan.
Bagi Beliau banyak pengusaha yang bertindak melawan hukum dan merugikan lingkungan namun disukai para Teknokrat. Itulah yang membuat Beliau berpendapat bahwa WIRASWASTA dan PENGUSAHA memiliki pengertian yang berbeda.
Banyaknya tuduhan tersebut menjadikan jurang pemisah antara pemikirannya dengan Bung Karno kala itu, namun ke-demokrasian Bung Hatta tampak jelas saat diundang Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Beliau menyampaikan jawaban dari pertanyaan pedas seorang Mahasiswa Universitas California : "Dalam beberapa hal saya memang berbeda dengan Bung Karno, tetapi Bung Karno adalah Presiden Republik Indonesia, negara yang saya perjuangkan kemerdekaannya bertahun-tahun. Sebagai warga negara Republik Indonesia yang ditegakkan atas dasar Pancasila, saya bisa berbeda pendapat, namun ini tidak mengurangi hormat saya kepada Bung Karno, Presiden negara saya, Right or Wrong He is my President, Presiden dari Republik Indonesia yang saya cintai".

Bagi saya buku ini mengajarkan saya tentang Kontribusi kita pada perubahan baik yang berdampak besar. Kontribusi Bung Hatta dalam ekonomi di Indonesia sangat berdampak dan tentunya sampai saat ini masih adanya Koperasi adalah salah satu bentuk eksistensi buah pikir Beliau.

Beberapa kali dituduh bukan membuat langkahnya berhenti , malah membuat buah pikirnya terus bergerak melakukan perubahan baik bagi Indonesia. Proses tersebut menghantarkan Beliau menjadi nama keabadian di catatan-catatan sejarah Indonesia. Seorang teladan, seorang Pejuang, yang buah pikirnya akan terus menjiwai generasi berikutnya dalam mengahadapi kegelapan.

Yuk Orang Muda, lakukan perubahan baik 💓 Jangan pikir prestasi itu hanya tentang Medali, Prestasi itu tentang daya guna kita dalam memberikan kontribusi bagi negeri ini #Indonesia
#ResensiBuku #BanggaJadiIndonesia #NKRIhargaMATI #BungHatta
Ditulis Oleh Intan Kagome Siagian

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kertas Cinta Kasih Kreativitas Sekolah Minggu

Prakarya SM (Pohon yang berbuah manis dan banyak)